Pray for Gaza
Oke akhirnya tanggal 9 telah berlalu, dan kemarin merupakan pemilu perdanaku wkwk. Pilpres kali ini menurutku beda sama yang dulu. Secara cuma ada dua pasangan dan pendukungnya dua-duanya fanatik banget. And as you know quick count aja hasilnya beda. Kalo kata orang sih tergantung punya siapa stasiun TV nya. Kalo punya ARB sama Haritano ya Prabowo. Kalo punya Surya Palloh ya Jokowi. Tapi beberapa stasiun TV yang netral sih bilangnya Jokowi. Jadi yang bener yang mana? Hanya Allah dan KPU yang tau, hingga 22 Juli nanti baru keluar hasil pastinya.
Semua media geger menayangkan Pilpres, deklarasi kemenangan, konvoi, dll. Yang aneh lagi, dua-duanya menyatakan deklarasi kemenangan. Gila semua kali ya. Iya kalo menang, kalau kalah mau ditaruh mana muka anda dan antek-antek anda sekalian? Atau memang udah nggak punya muka *eh. Padahal, di luar sana saudara kita sedang ditimpa musibah. Palestina bung!!!! Katanya kedua capres mau ambil andil pada masalah Palestina, tapi kenyataannya mereka malah sibuk menyiapkan kemenangan semu.
Saudara kita di Gaza, Palestina telah diserang lagi oleh Israel. Anak-anak yang tak tau apa-apa menjadi korban. Setelah lihat gambar di atas rasanya bener- nggak tega. Anak kecil polos nggak tau apa-apa ditodong senjata. Bener-bener tak berperikemanusiaan.
Sempet terpikir, kenapa nggak orang-orang Palestina pindah aja ke negara tetangga menyelamatkan diri. Ternyata mereka tetap memilih bertahan disana untuk mempertahankan Masjidil Aqsa, tempat bersejarah bagi seluruh muslim di dunia. Mereka rela mengorbankan diri mereka untuk mempertahankan Islam. Subhanallah, sungguh luar biasa pengorbanan mereka.Entah sudah berapa korban berjatuhan akibat serangan Israel ini.
Apa guna PBB kalau berpihak seperti ini? Dimana tujuan fungsi dan peran PBB yang kita pelajari selama ini di PKn?
Disini aku cuma bisa bantu doa, semoga mereka diberi kekuatan, diberi
ketabahan, dan tetap berjuang atas nama Allah dan berserah diri
kepada-Nya. Janji Allah nggak akan pernah dusta. Kalau pada percaya sama
janji-janji Capres, kenapa nggak percaya sama janji Allah?
Seharusnya disini kita bersyukur, masih bisa hidup dengan tenang di Indonesia, nggak usah banyak omong nggak usah banyak ribut apalagi masalah pilpres. Kalau memang calon yang kita dukung nggak menang ya udah dong nggakpapa, kita kan negara demokrasi, suara terbanyak yang menentukan, walaupun selisih sedikit ya udah kita harus jalankan sesuai amanah. Jangan sampe kita membuat perang kita sendiri.


0 komentar: