BECAUSE WE ARE LEADERS


“If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are the leader” – John Quincy Adams
Pertama kali yang selalu terbayangkan saat aku mendengar kata pemimpin adalah Soekarno. Entah mengapa dalam kepalaku tertanam bahwa beliau adalah sosok pemimpin ideal yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang merdeka dan mampu berdiri sendiri di bumi pertiwi ini. Namun, sesaat ku resapi arti pemimpin, yang ada di kepalaku adalah sosok Nabi Muhammad SAW.

Ya, benar, Nabi Muhammad adalah tokoh idolaku, dan dia adalah sebaik-baiknya khalifah atau pemimpin yang ku tahu sampai saat ini. Banyak hal yang membuatku mengagumi sosok kepemimpinan beliau, dan dari sosok Muhammad, ku temukan arti dari pemimpin yang sesungguhnya. Sifat-sifat yang dimiliki beliau mencerminkan sifat pemimpin yang wajib diteladani, antara lain Shiddiq (benar), Fathannah (cerdas), Tabligh (menyampaikan), Amanah (dapat dipercaya).

Ada beberapa hal yang membedakan Muhammad dengan sosok pemimpin lainnya. Beliau bukanlah sosok pemimpin yang akan memberikan perintah kepada orang lain untuk melakukan suatu hal. Beliau memulai dari dirinya sendiri, Beliau memberi suri tauladan kepada orang lain. Dengan kebijaksanaan yang dimilikinya, beliau mampu mendorong orang disekitarnya untuk melakukan suatu kebaikan dengan mengikuti apa yang dilakukan Beliau tanpa adanya paksaan.

Menginspirasi, ya benar Beliau mampu menginspirasi banyak orang dengan segala kebijaksanaan dan kearifan yang dimilikinya. Begitulah sosok pemimpin yang ada dalam pikiranku, yang dapat menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih baik. Lebih dalam lagi, pemimpin merupakan seseorang yang dapat menginspirasi dan mendorong orang lain untuk bisa bermimpi lebih tinggi dan menjadi seseorang yang lebih dari saat ini. sesederhana itu kah? Iya, sesederhana itu.

Tampaknya memang sangat sederhana jika pemimpin adalah pemimpin adalah orang yang mampu menginspirasi orang lain untuk bisa berbuat lebih. Namun tanpa kemauan yang kuat dari dalam diri kita, bisakah kita menginspirasi orang lain?

Menjadi seorang pemimpin yang mampu menginspirasi dapat diterapkan mulai dariasi dapat diterapkan mulai dari diri sendiri. Mulailah menjadi seseorang yang menginspirasi diri sendiri. Pimpinlah jiwa dan ragamu untuk menjadi manusia yang lebih baik, manusia yang dapat bermimpi tinggi dan selalu mencoba untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Jika kamu bisa mengarahkan dirimu sendiri ke jalan yang tepat, maka kamu sudah menjadi pemimpin bagi dirimu sendiri.

Setelah kita dapat memimpin diri kita sendiri, barulah kita bisa menjadi pemimpin untuk orang lain. Memimpin orang lain bukan berarti memerintah dan membawahi orang lain. Cukup dengan memberikan contoh hal-hal positif kepada orang lain dan menebarkan aura positif yang mampu mengajak orang lain untuk melakukan hal-hal positif. Pemimpin memiliki gaya kepemimpinanna sendiri, demikian pula dengan kita, menginspirasi dengan cara kita masing-masing. Seorang akademisi mampu menginspirasi orang lain dengan kecerdasanya, ketekunananya, dan mampu membuat orang lain untuk terdorong untuk menjadi seseorang sepertinya. Seorang aktivis mampu meginspirasi orang lain dengan kebijaksanaanya, wibawa nya, dan lain-lain.

Maka dari itu cobalah untuk menjadi seeorang yang mampu memberikan teladan baik bagi orang lain, yang mampu memberikan inspirasi kepada orang lain, karena setiap dari kita adalah pemimpin.

"Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seorang hamba sahaya adalah penjaga harga tuannya dan dia bertanggung jawab atasnya." (HR Bukhari) 

LAGU ANGKATAN SYNTAX 2014


Karena ada kisah yang dilalui bersama
Karena ada angan ingin dan harus dicapai
Karena ada tawa, dan juga ada canda
Karena ada susah dan tangis yang ditanggung bersama
Synergism towards absolute excellence
Kau dan aku juga dia

Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Jadikan mega rumah kita tinggal

Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Raih bintang di langit yang tinggi

Kita tak kan terpisah
Walau diterjang ombak
Kita tak kan terpisah
Sampai akhirnya

Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Jadikan mega rumah kita tinggal

Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Raih bintang di langit yang tinggi

Kau dan aku juga dia
Manusia tak sempurna
Kau dan aku juga dia
Kita bersama


Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Jadikan mega rumah kita tinggal

Berlarilah
Berjayalah
Berkaryalah
Raih bintang di langit yang tinggi

Karena kita satu Syntax

Pray for Gaza

Oke akhirnya tanggal 9 telah berlalu, dan kemarin merupakan pemilu perdanaku wkwk. Pilpres kali ini menurutku beda sama yang dulu. Secara cuma ada dua pasangan dan pendukungnya dua-duanya fanatik banget. And as you know quick count aja hasilnya beda. Kalo kata orang sih tergantung punya siapa stasiun TV nya. Kalo punya ARB sama Haritano ya Prabowo. Kalo punya Surya Palloh ya Jokowi. Tapi beberapa stasiun TV yang netral sih bilangnya Jokowi. Jadi yang bener yang mana? Hanya Allah dan KPU yang tau, hingga 22 Juli nanti baru keluar hasil pastinya. 

Semua media geger menayangkan Pilpres, deklarasi kemenangan, konvoi, dll. Yang aneh lagi, dua-duanya menyatakan deklarasi kemenangan. Gila semua kali ya. Iya kalo menang, kalau kalah mau ditaruh mana muka anda dan antek-antek anda sekalian? Atau memang udah nggak punya muka *eh. Padahal, di luar sana saudara kita sedang ditimpa musibah. Palestina bung!!!! Katanya kedua capres mau ambil andil pada masalah Palestina, tapi kenyataannya mereka malah sibuk menyiapkan kemenangan semu. 

Saudara kita di Gaza, Palestina telah diserang lagi oleh Israel. Anak-anak yang tak tau apa-apa menjadi korban. Setelah lihat gambar di atas rasanya bener- nggak tega. Anak kecil polos nggak tau apa-apa ditodong senjata. Bener-bener tak berperikemanusiaan.

Sempet terpikir, kenapa nggak orang-orang Palestina pindah aja ke negara tetangga menyelamatkan diri. Ternyata mereka tetap memilih bertahan disana untuk mempertahankan Masjidil Aqsa, tempat bersejarah bagi seluruh muslim di dunia. Mereka rela mengorbankan diri mereka untuk mempertahankan Islam. Subhanallah, sungguh luar biasa pengorbanan mereka.Entah sudah berapa korban berjatuhan akibat serangan Israel ini.

Apa guna PBB kalau berpihak seperti ini? Dimana tujuan fungsi dan peran PBB yang kita pelajari selama ini di PKn? Disini aku cuma bisa bantu doa, semoga mereka diberi kekuatan, diberi ketabahan, dan tetap berjuang atas nama Allah dan berserah diri kepada-Nya. Janji Allah nggak akan pernah dusta. Kalau pada percaya sama janji-janji Capres, kenapa nggak percaya sama janji Allah?

Seharusnya disini kita bersyukur, masih bisa hidup dengan tenang di Indonesia, nggak usah banyak omong nggak usah banyak ribut apalagi masalah pilpres. Kalau memang calon yang kita dukung nggak menang ya udah dong nggakpapa, kita kan negara demokrasi, suara terbanyak yang menentukan, walaupun selisih sedikit ya udah kita harus jalankan sesuai amanah. Jangan sampe kita membuat perang kita sendiri.

Do Your Best, Hard Works Never Betray You!



     Hello dears, today I'll share about my experience that always motivated me. Haha I'll try using English but please don't laugh if you see it wrong wkwkw.

     Okay, last year, I followed National Olympiad of Astronomy. Because of that, I never joined the class for a month, because I had to do some preparations at Salatiga with the other team. When the competition had done, I joined the class again. I thought that the teachers would gimme kindness, may be I didn't have to do some exercises, or I could get a good mark haha *expect too much*. But in reality, I had to do all exercises, tasks, and so on. My scores also dropped in some subjects. I was crazy enough at that time because the score at 12th grade really influenced to SNMPTN. The teachers didn't gimme compensation, why? Because almost of the teachers were my new teachers, and never taught me. So they didn't recognize me and didn't gimme some appreciation for my hard works :( or may be they didn't know what have I done from last month -_-

    So, one day, I joined Javanese class. But it was the free class. Some of the students asked to the teacher for the best faculty for them, haha you know that many 12th grader confused to choose where they would continue their study. Why did we ask our Javanese teacher? Because many people said that he can read our hands. Do you believe something like that? I didn't believe at first. But I was curious at that moment, so Mr. Dian read my hand. He said that I had conflict in my heart, and the best solution is from my parent. If I followed what my parents said, it would be better and I can continue my study to higher level. Oh my, he was really right. I was really confused to choose FTTM (petroleum) or STEI (electro and informatics). At first, I wanted to go to FTTM, but my father said it would be better if I could continue my study in the faculty that related to computer, design, and programming. Because I really really wanted to go to ITB, it had to be STEI. Oh my God, Mr. Dian was right. But I thought again that it could be coincidental. 

     Then he told me again 
You don't have to worry about your score and your difficulty nowadays. It could be hard and not satisfactory as yo want. But believe that God always give you the best. How hard it could be, how hard is the process, you must keep moving and keep your spirit. You have to do your best too. In the end, Allah would you the best.
     Mashaallah, I thought Mr. Dian could read my mind. After hearing something like that, my heart felt relief, Mr. Dian right, I had to always do my best. Allah always be in my side. Mr. Dian's words always gimme motivation that I don't have to desperate. In the end of year, I proved it. I got better than what I expected. Thank you Mr. Dian, you really motivated me. And big thanks to Allah that always gimme the best. So what can we learn from my story is
Never give up, always do your best, the process may be hard, but the result may be better than what you expected.
And I have two quotes that always give me spirit
Do your best, let God does the rest.
Hard works never betray you!

Ramadhan Tahun Lalu

Masyaallah, cepet banget ya nggak kerasa udah bulan Ramadhan lagi. Padahal kayaknya baru kemarin bulan Ramadhan. Waktu berlalu terlalu cepat. Dan yang pasti Ramadhan kali ini bakal beda banget dari tahun lalu. Kenapa? Ya pasti lah, tahun lalu puasa sambil karantina. Eits tapi jangan salah, di karantina disini bukan karantina yang menyedihkan. Yaps, jadi karantina disini dalam rangka pelatihan OSN yang diadain Jawa Tengah selama sebulan. Awalnya memang males sih, puasa-puasa malah dijejelin seabrek materi dan latihan soal dari dosen. Tapi ternyata bener-bener nyenengin, it would be one of my best experience.

Bener-bener kangen suasana Bina Dharma. Kangen banget sama makanannya. Gila makan di sana sejahtera banget. Komplit, bergizi, dan termasuknya cocok buat aku yang suka milih-milih kalo makan. Ada nasi, lauk, sayur, buah, dan yang paling favorit adalah…. susu sapi <3 Semua orang suka makanan Bina Dharma. Terbukti, belum waktunya buka aja ruang makan udah penuh dan makanan udah habis. Ya ini nih nggak enaknya, harus bersaing untuk memperoleh makanan (?). Bahkan buat anak cowok astro, makanan lebih berarti dari pada teman L.  

Tapi yang paling ngangenin tetep temen-temen. Apa lagi anak astro. Anak astro tuh seru nggak suwung dan nggak sepaneng dibanding mapel lain. Pokoknya kelas astro lovely banget lah. Duh bener-bener kangen sama kalian. Kangen belajar bareng kalian, liat bintang bareng kalian, hunting meteor bareng kalian, main teleskop bareng kalian, makan es krim bareng kalian, bikin jaket bareng kalian, makan di SS bareng kalian, naik angkot bareng kalian, jalan kaki bareng kalian, pokoknya semua waktu yang aku habisin bareng kalian itu quality time banget. Every single time was quality time with yaaaaa. Semoga kita lekas bertemu lagi secara lengkap ya kawan. Love ya :*

Pilpres 2014


     Hai hai helo *ngomong sendiri* Nggak kerasa bentar lagi pilpres 2014. It will be my first time using my right to choose our future leader. Siapa yang aku pilih? Rahasia lah. Kan prinsip pemilu luberjurdil. Inget kan pelajaran PKn dari SD SMP sampe SMA diulang terus à padahal belum punya pilihan *tapi saya nggak golput*.



     Sebenernya aku sedih sama pilpres kali ini. Ya liat sendiri di sana sini isinya black campaign. Dan begitu tuh yang bikin nggak tau mana yang bener mana yang salah. Black campaign yang selalu menjelek-jelekan salah satu pihak. Bahkan mengandung unsure SARA. Gila aja pertama ada isu Jokowi keturunan China, keluarganya non-is, dan lain lain. Terus ada lagi tuh yang bilang kalau keluarga Prabowo ternyata non-is. Yah begitulah saling lempar isu. 


    Yang lebih menyedihkan lagi adalah sebagian rakyat yang menerima berita secara mentah. Mereka bahkan tidak melakukan cross check dulu tentang kebenaran berita tersebut. Padahal kalo kita berfikir secara nalar, beberapa berita itu udah kelihatan banget kalo dibuat-buat. Coba ni ya, beberapa media bahkan setelah ditelusuri baru dibuat akhir-akhir ini. Udah keliatan banget kan? Tujuannya  pasti untuk Pilpres ini.

     Di media-media sosial juga, isinya berantem dan debat sendiri. Mereka nyebarin berita-berita yang sumbernya tidak bisa dipertanggung jawabkan. Misalnya post dari si X, terus di share. Padahal post nya si X nggak ada sumbernya. Terus langsung percaya gitu? Selalu aja menjelekan salah satu pihak dan melambungkan nama pihak yang lain. oke lah kalau mau melambungkan nama pihak yang ia dukung sih fine-fine aja, menunjukan prestasi-prestasinya dan mengapa capres tersebut patut dipilih. Tapi kalau udah menghujat segala tanpa adanya referensi yang bisa dipertanggungjawabkan itu menurutku sih sikap yang kurang patut ya. Yang aku sebelin kalau orang udah pake kata mbodoh mbodohin salah satu capres. Memang anda yang bilang capres itu bodho bisa lebih baik? Iya namanya manusia kan nggak perfect, pasti ada kurangnya, setidaknya nggak usah bilang bodoh lah, kalau memang nggak suka sama proker dan sikapnya capres itu ya udah nggak usah dipilih. Biasanya tuh yang kelihatan banget habis debat capres di tv. Wuh buka twitter isinya udah orang pada debat sendiri. 
     Bukan aku sok bijak ya bilang gini, aku nggak bilang kalo pada berkoar-koar debat sendiri di media sosial itu salah, enggak, kan ada kebebasan mengemukakan pendapat. Tapi ya dilihat dulu bener nggak tuh yang anda share ke temen-temen lain. Siapa tau fitnah, malah kena dosa sendiri kan? Sebelumnya aku minta maaf ya kalo ada yang mbaca post ini *memangnya ada?* dan tidak berkenan, ini cuma menurut aku aja. Haha maaf ya post ku kali ini random, abis kesel sih liat dimana-mana isinya berita konyol semua. Ya udah selamat berpuasa ya. Love ya <3
 

Alpha Scorpii

Alpha Scorpii
     Okay what do you think first when you heard "Alpha Scorphii"? Scorpio si kalajengking? Zodiak? Astrologi? Apa Astronomi? Well jadi sebenernya makanan apasih Alpha Scorphii itu? Sebenernya kalo secara bahasa Astronomi Alpha itu bintang paling terang dalam suatu konstelasi, sedang Scorpii itu adalah nama bayer dari rasi Scorpius *bukan Scorpio*. Jadi alpha scorpii itu sebenernya bintang paling terang di rasi Scorpius, yaitu Antares. Tapi sebenernya Alpha Scorpii yang aku maksud bukan itu, tapi Alpha Scorpii merupakan singkatan dari Central Java Astronomy and Astrophysics *kalo nggak salah*. Jadi alpha scorpii adalah segerombolan anak alay yang alhamdulillah dikasih kesempatan Allah buat ikut OSN Astronomi. Kalo buat aku sendiri suatu keberuntungan bisa berada disini. Kalo yang lain mah, memang dewa dewa.

     Jadi awalanya sebagian besar kami nggak saling kenal. Jadi ya diem dieman, waktu itu aku udah kenal sama Irfan, ya udah aku ngobrolnya sama Irfan. Soalnya di pojok kelas (?) Ada dua anak manusia yang keliatannya pendiem dan.... yah serem aja sih pertama liat wkwk. Mereka adalah Alif dan Felix dari SBBS. Terus di sebelah Irfan ada dua cowok yang udah jadi roommate, keliatan lebih friendly dari dua orang di pojokan (?). Yah, mereka adalah Zuhri dan Husen. Terus ini ada dua orang cewek yang juga udah jadi roommate, Zahro dan Nadira. Hari pertama baru delapan orang yang dateng, tapi hari kedua muncul satu lagi anak alay, yaitu Ivan. Kalo Ivan mah udah kenal, secara dia teman seperjuangan OSN tahun lalu. Berhubung udah ada Ivan nih ya, dua orang di pojokan itu mulai bisa ngomong sama yang lain. 

     Hari pertama dan kedua itu.... rasanya... sesuatu banget deh. Secara pelajarannya "fisika dasar" dan itu gurunya Pak Bi, guru fisika SMA 3 SMG. Sebenernya Pak Bi itu pinter banget bin Jenius, saking jeniusnya yang bukan anak fisika nggak bisa nangkep. Terus dilanjutkan dengan kehadiran Pak Surya yang mengajarkan kami vektor dari asal mulanya pake tetha topi dot bla bla bla. Ada juga Pak Amin yang friendly banget deh pokoknya, sampe belum masuk kelas aja ditelpon dan..... aku masih tidur di kamar -_- Kesalahan banget deh kalo tidur siang nggak pake alarm. Terus ada Pak Wiji yang udah jadi dosen astro SMA 3. 

     Nggak kerasa hari demi hari berlalu, aku makin kenal dan makin deket sama anak anak a-sco. Oke akan aku deskripsiin satu satu anak anak alay ini

1. Alif

Alif

Pertama liat, hehe orangnya serem. Baru ngajak omong aku hari ketiga waktu mau bagi kelompok.  Ngomongnya aja cuma "Twittermu apa?" udah itu aja titik nggak pake koma. Padahal dia kelompokku T_T Lama kelamaan keliatan juga baik buruknya tuh anak *walau banyak buruknya wkwk*. Kalo kalian denger apa saja yang dia ucapkan, kalian tak akan mengerti, karna diriku pun baru tau ada kata-kata semacam itu. Dia bukan orang jawa tapi entah mengapa dia tau bahasa jawa dari yang paling kasar. Ya jangan kaget aja kalo tiba-tiba ada kata kotor keluar dari mulutnya. Si Alip ini kayaknya orang yang paling males, ya walaupun aku males tapi ini orang lebih males kalo disuruh belajar. Ini orang doyan galau, suka nggombal ke sana sini. Parah deh pokoknya. Tapi sebenernya dia jenius, bahkan yang lain belum kepikiran caranya dia udah langsung ngitung, tanpa corat coret, ya iyalah secara anak OSN Fisika SMP.

2. Felix

Felix
Sama kayak Alif, pertama liat serem, soalnya mereka tampak selalu berdua (?). Tapi setelah ada tugas bareng orangnya friendly kok. Terus yang masih aku inget, waktu mau observasi malem, aku keluar wisma dan dia jalan di belakangku, tapi di atas, yah kurang lebih 1 m dari tanah yang ku injka (?). Tiba-tiba waktu aku jalan ada suara sesuatu yang terjatuh, dan waktu aku tengok ke belakang, si Felix ternyata jatuh gara-gara masih ngantuk dan dia nggak liat kalo jalannya udah habis. Kalo kata Zahra sih, si Felix ini punya banyak matahari. Maksudnya? Ya punya banyak cewek yang diincer gitu. Gombal juga sama kayak si Alip. Parah lagi mungkin. Apakah di SBBS ada kelas nggombal? Entahlah. Anak yang satu ini selalu bilang nggak bisa, terus tiba-tiba frustasi, eh tiba-tiba hasilnya perak. Kalo masalah baik sih baik, enak diajak cerita.

3. Husen

Husen
     Anak satu ini aku kira anak 95, ternyata oh ternyata dia anak 97 *shock*. Tapi sebenernya kalo diliat-liat gelagatnya memang kayak anak kecil sih. Rajin? Iya, rajin tidur, rajin makan. Males? Iya, males mandi -_- Katanya kalo mandi nanti kedinginan nanti alergi. Memang sih dia pernah alergi gitu waktu pelatda. Ini anak sukanya ngomong pake bahasa Jawa, ke anak non-jawa pun kadang diajak ngomong bahasa jawa. Jenius? Jelas, secara dia dapet emas ke 3 bro. Kalo udah nggak mau belajar ya udah selesai. Tapi kalo udah rajin, wih nyari nyari soal inter terus dikerjain.

4. Irfan

Irfan
     Yups, Irfan ini udah kenal dari tahun lalu. Dulu dia juga ikut pelatihan Astronomi bareng aku sama Ivan. Orangnya tingginya nggak kira-kira -_- Yang jelas jangan dibandingin sama aku. Kalo diajak ngomong juga asik, tapi kadang pendiem. Orangnya nggak banyak polah kayak yang lain. Gamers? Iya lah seringnya main PES *kalo nggak salah*. Irfan ini juga pinter apalagi fisika secara SMP nya dia juga anak OSN... Baik? Iya baik banget mau ngangkatin koperku. O ya kata Zahro sih si Irfan ini punya dua HP, yang satu HP universal, yang satu lagi HP khusus *ciyeh ciyeh*

5. Ivan

Ivan
     Ivan / e-fun / fun ini adalah anak yang paling alay. Dia temen OSN 2012 yang dewa banget. Rajin? Iya sumpah ini anak rajin banget belajar sampe jam 2 di ruang makan, walau bangunnya juga telat. Anaknya asik, seru lah kalo bercanda. Dari awal dia yang keliatan paling ndewa diantara dewa-dewa lainnya. Secara moto nya dia, "Tidak ada kesempatan ketiga" Maksudnya di kesempatan pertama, OSN 2012 belum beruntung, makanya harus berhasil di OSN 2013, secara nggak akan bisa ikut OSN 2014. Ini anak sama aja player. Tahun lalu ngejar kakak kelasku, sekarang ngejar temen sekelasku. Parah deh pokoknya. Setidaknya dia enak kalo diajak cerita, bahkan dikasih moivasi (y)

6. Nadira

Nadira
     Anak Solo yang satu ini kalo udah ngomong wusss kayaknya susah di rem wkwk. Kata anak-anak lain sih ini rival ku, suka nya mukul (?) aku. Entah udah berapa kali aku terpukul olehnya. Begitupun sebaliknya, aku juga kadang mukul dia. Eits, tapi disini tanpa unsur kesengajaan lho ya. Cewek yang satu ini kayak aku, suka banget sama yang namanya Es Krim dan Coklat. Satu lagi, dia tinggi, apalagi kalo dibandinginnya sama aku. Seru kalo ngomong sama Nad yang satu ini.

7. Zahra

Zahro
     Ini nih temen ku yang juga sama-sama pendek. Anaknya rajiin banget, kalo tidur pasti bawa buku gara-gara ketiduran belajar. Alim juga sih, setidaknya lebih alim dari aku wkwk. Haha yang jelas kami memiliki sebuah rahasia masing-masing. Dia anak 97 lho, kalo ini sih masih percaya secara masih kaya anak SMP, haha. Dan satu lagi, enak kalo diajak curhat!

8. Zuhri

Zuhri
     Zuhri adalah kepala suku dari Alpha Scorpii. Dia sering dijadikan umpan (?) kalo mau telepon Pak Mono, supir pribadi kami, juga kalo mau telepon mbaknya yang bikin jaket. Orangnya pendieem... Paling pendiem diantara yang lain, tapi kalo udah gila ya sama aja kayak yang lain. Sama kayak Alip dan Felix, dia naksir sama anak Bali yang canteeek bingitz. Rajin belajar juga tentunya ~

     Okelah cukup ini dulu perkenalan Alpha Scorpii.  Really, miss yaaaa so much :*